Terkadang aku muak mendengar nama itu, seperti yang sudah kita ketahui, bahwa begitu banyak sampah dinegeri ini, sampe-sampe kalo dikelompokan lebih dari satu, contohnya:
1. Sampah Rumah Tangga, adalah sampah berasal dari rumah warga, bisa berupa sisa-sisa makanan, kantong plastik, koran bekas dan lain-lain.
2. Sampah Industri, adalah sampah yang berasal dari limbah industri, misalnya dari pabrik-pabrik textile, garment, dan pabrik-pabrik produksi lainya baik berupa asap, air dan lain-lain.
3. Sampah masyarakat, adalah bahasa istilah atau kiasan Masyarakat untuk seseorang yang dianggap hina, biasanya orang tersebut pernah atau sedang melakukan pekerjaan yang dianggap melanggar atau membuat tidak nyaman masyarakat, contohnya Pengedar obat-obatan terlarang, ganja dan lain-lain. Terkadang istilah ini juga dipakai untuk PSK, pembunuh, pemerkosa dan lain-lain
Mungkin masih banyak lagi istilah sampah silahkan anda kelompokan sendiri menurut versi anda, yang akan saya sampaikan disini adalah sampah dalam arti yang sebenarnya, masalah penanganan sampah di Indonesia ya gitu2 aja. Untuk beberapa kota dan daerah, sampah diambil dari perumahan2 oleh truk2 sampah, di buang di TPS (tempat pembuangan sementara), nanti diangkut ke TPA (tempat pembuangan akhir). Idealnya sih disana diolah, tapi nyatanya beberapa TPA jadi tempat pembuangan, bener2 pembuangan akhir , ditumpuk begitu aja sehingga menyebabkan banyak permasalahan lingkungan.
Masih ingatkan kisah TPA Bantar Gebang dan TPA leuwi Gajah di Bandung?
Permasalahannya ya banyak; satu, baunya, udah pasti, liat aja TPA BAntar Gebang yang dekat dengan perumahan penduduk. Kedua, lalat yang berdatangan, dan menjadi media pembawa penyakit. Ketiga air yang berasal dari sampahnya, masuk ke dalam aliran air tanah, udah bisa dipastikan menyebabkan tercemarnya air tanah.
Masyarakat Indonesia masih belum bisa disiplin untuk memisah2in sampah, jangankan misah2in sampah, wong membuang sampah ketempatnya saja belum disiplin. Padahal, solusi dari permasalahan sampah di Indonesia, selain law enforcement dari pemerintah, yang paling penting sebenarnya adalah kepedulian masyarakatnya.
Awal dari pengelolaan sampah ya disiplin masyarakat untuk buang sampah pada tempatnya dan pemilahan sampah. Kalo technology secanggih apapun yang diterapkan, tapi masyarakatnya masih gitu2 saja ya tidak akan berjalan.